Workshop Sikda Tahun 2019

PLH Kepala Dinas Kesehatan Prov. Kaltim Membuka Workshop Sikda

Sistem Informasi Kesehatan (SIK) merupakan system pengelolaan data dan informasi kesehatan di semua tingkat pemerintahan secara sistematis dan terintegrasi untuk mendukung manajemen kesehatan dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Sistem Informasi Kesehatan yang berjalan saat ini masih berfregmentasi, pada umumnya setiap program memiliki  basis data  yang stand alone. Pada kondisi ini jika pengguna menginginkan informasi atau kebutuhan data dari sumber yang berbeda maka kebutuhan tersebut dapat dipenuhi dengan menggunakan mekanisme manual. Hal ini berimplikasi pada sulitnya memenuhi kebutuhan informasi yang di inginkan dan rasio beban administrasi di fasilitas layanan kesehatan menjadi lebih besar.(11/9)

Agus Budianto sebagai Kasub Bag Perencanaan Memaparkan Paparan Workshop

Dalam rangka memudahkan pelaksanaan pengumpulan dan pengolahan data di fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya Puskesmasn Kementerian Kesehatan telah mengembangkan aplikasi Sistem Informasi Kesehatan Daerah (SIKDA) Generik sebagai sarana untuk mengumpulkan data hasil kegiatan Puskesmas dalam rangka mendukung indicator Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015 – 2019 di bidang pengembangan SIK. SIKDA Generik juga merupakan salah satu upaya Kementerian Kesehatan dalam menerapkan standarisasi  Sistem Informasi Kesehatan sehingga dapat tersedia data dan informasi kesehatan yang akurat , tepat dan cepat dalam pengambilan kebijakan di bidang kesehatan baik di tingkat pusat maupun daerah dengan mendayagunakan teknologi, informasi dan komunikasi (TIK).

Pada awal pengembangannya, SIKDA Generik dapat digunakan secara offline di Puskesmas. Sejak tahun 2013 s/d awal 2016 SIKDA Generik versi offline ini telah dibagikan dan dipergunakan oleh sejumlah Kab/Kota. Namun, sejak pertengahan tahun 2016 s/d saat ini, SIKDA Generik telah dilakukan beberapa penyesuaian yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemajuan TIK, seperti dapat diakses secara online , dapat berinteroperasi dengan aplikasi PCare BPJS dan Dukcapil Kemendagri. Kedepannya SIKDA Generik juga akan dikembangkan agar dapat berinteroperabilitas dengan system informasi  lain yang ada di pusat maupun daerah. Untuk itu, perlu dilakukan sosialisasi kembali terhadap SIKDA Generik versi terbaru  melalui workshop SIKDA Generik  “Penerapan SIKDA Generik Modul Puskesmas”.

Foto Bersama Workshop Sikda

Pak Soeharsono menyampaikan bahwa diharapkan agar Kab/Kota dapat menerapkan aplikasi SIKDA Generik ini, kami juga mengharapkan Kab/Kota yang hadir disini setelah dilatih dapat menginformasikan kepada pimpinan di tempat kerja untuk dapat mendukung pelaksanaan aplikasi Sikda ini di tingkat Puskesmas.  Akhirnya kepada saudara sekalian saya ucapkan selamat belajar, semoga pertemuan ini memberikan hasil sesuai harapan kita dalam upaya pengembangan Sistem Informasi Kesehatan untuk mendukung pencapaian GERMAS".