Pelatihan Pendampingan Akreditasi Fasyankes Primer

Tujuan pembangunan kesehatan yang diselenggarakan oleh puskesmas adalah mendukung tercapainya tujuan pembangunan kesehatan nasional yakni meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang yang bertempat tinggal di wilayah kerja puskesmas agar terwujud derajat kesehatan yang setinggi – tingginya. Fasyankes Primer khususnya Puskesmas merupakan ujung tombak terdepan dalam pembangunan kesehatan maka Puskesmas selalu berupaya untuk melaksanakan berbagai program kesehatan melalui penerapan manajemen Puskesmas yang baik, mengupayakan peningkatan mutu dan system manajemen serta mutu pelayanan Puskesmas dan jajarannya.  

Akreditasi Fasyankes Primer merupakan salah satu mekanisme regulasi yang bertujuan untuk mendorong upaya peningkatan mutu dan kinerja pelayan fasyankes primer, yang dilakukan oleh lembaga independen yang diberikan kewenangan oleh Kementerian Kesehatan RI. Selain itu untuk memenuhi persyaratan Fasyankes Primer yang bekerjasama dengan BPJS dipersyaratkan lulus akreditasi

Oleh karena itu, untuk memenuhi Akreditasi Fasyankes Primer maka dilakukan pelatihan Pendamping Areditasi Fasyankes Primer untuk membantu proses pelaksanaan akreditasi di Puskesmas, Klinik, dan Praktek Dokter Mandiri

Pelatihan ini difisilitasi oleh 3 fasilitator, yaitu Setyo Budi Basuki SKM, M.Kes, drg. Shanty Sintessa, M.Kes, dan Berliana, SKM, M.Si, serta 1 orang MOT yaitu Anis Kurnia Maetri, S.Gz.

Setelah mengikuti pelatihan ini, perserta diharapkan mampu untuk:

  1. Menjelaskan standar dan instrumen Akreditasi Fasyankes Primer
  2. Menyusun dokumen akreditasi Fasyankes Primer
  3. Memfasilitasi proses akreditasi Fasyankes Primer dan melakukan assesment
  4. Melaksanakan pertemuan Tinjauan Manajemen
  5. Melaksanakan Pendampingan dan Fasilitasi Pra dan Pasca Akreditasi Fasyankes Primer
  6. Melakukan audit internal Akreditasi Fasyankes Primer

 

Peserta pelatihan terdiri dari 10 Kabupaten/Kota yang terdiri dari 40 peserta yang dilaksanakan pada 18 s/d 27 April 2016 di Hotel Grand Victoria. Peserta pelatihan pendamping akreditasi fasyankes primer adalah 1 Tim (3 Orang) setiap Kabupaten/Kota terdiri dari:

  1. 1 orang Pokja Pelayanan Medis yaitu dokter umum;
  2. 1 orang Pokja Administrasi dan Manajemen minimal D3 Kesehatan;
  3. 1 orang pokja Kesehatan masyarakat. Minimal D3 Kesehatan;

Selain itu, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi untuk menjadi Pendamping Akreditasi Puskesmas, diantaranya adalah:

  1. Peserta pernah bertugas di Puskesmas/Klinik minimal 2 tahun;
  2. Tidak dipindahkan/mutasi minimal 3 tahun setelah pelatihan;
  3. Dan bersedia mengikuti seluruh rangkaian pelatihan selama 9 (sembilan) hari efektif.

 

Pada pelatihan dilakukan praktik lapangan ke Puskesmas Mangkupalas dan Puskesmas Pasundan sebagai sarana latihan tim calon pendamping dalam menelusur proses Puskesmas menuju Akreditasi. Praktik dilakukan pada hari ke-8 untuk menelusur Dokumen dan hari ke-9 untuk melaporkan hasil temuan dan rekomendasi sebagai bahan pertimbangan di Puskesmas terkait.