Beranda » Berita » PEMBEKALAN GERAKAN MASYARAKAT CERDAS MENGGUNAKAN OBAT (GEMA CERMAT)

Rabu, 26 Juli 2017 - 14:56:45 WIB
PEMBEKALAN GERAKAN MASYARAKAT CERDAS MENGGUNAKAN OBAT (GEMA CERMAT)
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita Kegiatan - Dibaca: 140 kali

Samarinda – Penggunaan obat yang rasional (POR) merupakan salah satu langkah dalam upaya pembangunan kesehatan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di setiap fasilitas pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu, sehingga tercapai keselamatan pasien (patient safety).  Menurut WHO, penggunaan obat dikatakan rasional apabila pasien menerima obat yang sesuai dengan kebutuhan klinisnya, dalam dosis yang sesuai dengan kebutuhan, dan dalam periode waktu yang adekuat. Diperkirakan di seluruh dunia lebih dari 50 % obat diresepkan dan digunakan secara tidak tepat, termasuk di Indonesia. Sampai dengan tahun 2013, hasil pemantauan dan evaluasi peresepan di fasilitas kesehatan dasar (Puskesmas) menunjukkan bahwa penggunaan antibiotik pada penyakit ISPA Non Pneumonia dan Diare Non Spesifik masih cukup tinggi, yaitu mendekati 50 %.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur dr.Rini Retno Sukesi M.Kes Dalam sambutanya di swiss belhotel dalam pertemuan gerakan masyarakat cerdas menggunakan obat (Gema Cermat) yang dihadiri para Apoteker ,OPD Kab/Kota,Darma wanita dan organisasi kemasyarakatan di lingkungan provinsi Kalimantan Timur. Dalam sambutannya kepala dinas menyampaikan tidak ada lagi masyarakat yang menyimpan obat-obatan yang keras tanpa resep dari dokter dan pemakaian anti biotik. Selasa (25/7)

Untuk meningkatkan POR oleh masyarakat, pada tahun 2015 telah dicanangkan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat). Gerakan ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan masyarakat dalam memilih, mendapatkan, menyimpan dan menggunakan obat dengan benar. Pelaksanaan gerakan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan yang terkait. Keterlibatan lintas sektor ini diharapkan dapat menunjang keberhasilan dan pencapaian tujuan Gerakan. (Iyan/humasdinkes)

 




0 Komentar :


Isi Komentar :

CAPTCHA Image   Reload Image