Beranda » Berita » WORKSHOP IMPLEMENTASI SPGDT MELALUI CALL CENTER 119 DAN PEMBENTUKAN PSC KABUPATEN/KOTA TAHUN 2017

Rabu, 14 Juni 2017 - 14:09:25 WIB
WORKSHOP IMPLEMENTASI SPGDT MELALUI CALL CENTER 119 DAN PEMBENTUKAN PSC KABUPATEN/KOTA TAHUN 2017
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita Kegiatan - Dibaca: 129 kali

Samarinda - Keadaan gawat darurat bisa terjadi kapan saja, siapa saja dan dimana saja. Kondisi ini menuntut kesiapan petugas kesehatan untuk mengantisipasi kejadian itu. Bila kita cermati kematian-kematian karena henti jantung dan henti nafas selama ini cukup banyak dan khususnya pada area Pre Hospital. Manajemen pertolongan keadaan gawat darurat pada area tersebut sampai saat ini masih sangat menyedihkan. Banyak kematian-kematian di masyarakat yang mestinya bisa dicegah bila kita punya kepedulian terhadap masalah tersebut.

     Penangulangan gawat darurat menekankan respon cepat dan tepat. Sebagai ujung tombak safe community adalah sarana publik/masyarakat yang merupakan perpaduan dari unsur pelayanan ambulans gawat darurat, unsur pengamanan (kepolisian) dan unsur penyelamatan. Dan  merupakan penanganan pertama kegawatdaruratan yang membantu memperbaiki pelayanan pra RS untuk menjamin respons cepat dan tepat untuk menyelamatkan nyawa dan mencegah kecacatan sebelum dirujuk ke Rumah Sakit yang dituju.

    Untuk memberikan pelayanan gawat darurat terpadu yang bermutu maka sangat diperlukan adanya workshop implementasi SPGDT melalui call center 119 dan pembentukan PSC Kabupaten/Kota dengan melibatkan lintas program dan lintas sektor. “ujarnya kepala Dinas Kesehatan Prop.Kaltim dr.Rini Retno Sukesi ,M.Kes dalam sambutanya sekaligus membuka acara pertemuan Worshop Implementasi SPGDT Melalui Call Center 119 dan pembentukan PSC Kab/Kota. Selasa (13/6).

    Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 13 -15 Juni tahun 2017 di Hotel Grand Victoria Samarinda, dihadiri 10 orang Dinas Kesehatan Kab/kota, 1 orang perwakilan Dinas Kesehatan propinsi, 12 orang dari Rumah sakit kab/kota, 1 orang dar polda kaltm, 1 orang dari Badan penanggulangan bencana daerah dan 1 orang dari Satpol PP Propnsi Kaltim.

Tujuan dari kegiatan ini Memaksimalkan kegiatan SPGDT dan terbentuknya PSC di Kabupaten/Kota, Memahami manajemen SPGDT Menurunkan angka kematian/kecacatan pada kejadian gawat darurat, Melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala dan terpadu dalam pelaksanan SPGDT. (humas/dinkes kaltim)




0 Komentar :


Isi Komentar :

CAPTCHA Image   Reload Image